Cara Menanyakan Hasil Interview via WA & Email. Profesional!

Menanyakan hasil wawancara setelah melamar pekerjaan adalah langkah penting dalam proses mencari kerja. Namun, terkadang tidak semua pelamar tahu cara yang tepat untuk melakukan hal ini. Dalam artikel ini, kami akan membahas cara-cara yang profesional untuk menanyakan hasil wawancara melalui aplikasi WhatsApp (WA) dan email. Dengan mengikuti langkah-langkah ini, Anda akan dapat mengetahui keberhasilan wawancara dan mendapatkan umpan balik yang berharga.

Langkah pertama dalam menanyakan hasil wawancara melalui WA atau email adalah dengan menunggu waktu yang tepat. Setelah wawancara selesai, berikan waktu kepada pihak perusahaan untuk mengevaluasi hasil wawancara dan membuat keputusan. Biasanya, waktu yang tepat untuk menanyakan hasil wawancara adalah sekitar 1-2 minggu setelah wawancara dilakukan. Ini memberikan waktu yang cukup bagi perusahaan untuk mempertimbangkan semua kandidat yang telah diwawancarai.

Setelah menunggu waktu yang tepat, langkah berikutnya adalah menulis pesan WA atau email yang profesional dan sopan. Pastikan untuk menggunakan bahasa yang formal dan menghindari penggunaan kata-kata yang terlalu informal atau santai. Juga, pastikan untuk memeriksa ejaan dan tata bahasa Anda sebelum mengirim pesan. Kesalahan ejaan dan tata bahasa dapat memberikan kesan yang buruk pada pihak perusahaan dan mengurangi peluang Anda untuk mendapatkan umpan balik yang positif.

Memperkenalkan Diri

Saat menulis pesan WA atau email, langkah pertama yang harus Anda lakukan adalah memperkenalkan diri dengan singkat. Berikan informasi tentang nama lengkap Anda dan posisi pekerjaan yang Anda lamar. Ini akan membantu pihak perusahaan mengingat siapa Anda dan mempermudah mereka dalam memberikan umpan balik.

Anda bisa memulai pesan dengan kalimat seperti, “Halo, perkenalkan nama saya [Nama Lengkap]. Saya telah melamar posisi [Nama Posisi] di [Nama Perusahaan] dan baru saja mengikuti wawancara dengan tim HR pada tanggal [Tanggal Wawancara].”

Mengingatkan Tentang Wawancara

Selanjutnya, dalam pesan WA atau email Anda, ingatkan pihak perusahaan tentang wawancara yang telah dilakukan. Berikan tanggal, waktu, dan tempat wawancara sebagai pengingat. Hal ini akan membantu pihak perusahaan mengingat kembali detail wawancara dan mempermudah mereka dalam memberikan umpan balik.

Anda bisa menuliskan kalimat seperti, “Saya ingin mengingatkan bahwa saya telah mengikuti wawancara pada tanggal [Tanggal Wawancara] di [Tempat Wawancara].”

Menanyakan Status Seleksi

Selanjutnya, tanyakan secara sopan tentang status seleksi Anda. Anda dapat mengungkapkan ketertarikan Anda terhadap pekerjaan dan keinginan untuk mengetahui hasil wawancara. Pastikan untuk menggunakan bahasa yang sopan dan menghindari penggunaan kata-kata yang terlalu menuntut atau memaksa.

Anda bisa menggunakan kalimat seperti, “Saya ingin menanyakan apakah ada perkembangan terkait hasil wawancara saya. Saya sangat tertarik dengan posisi ini dan ingin tahu apakah saya memenuhi kriteria yang perusahaan cari.”

Menyampaikan Apresiasi

Selanjutnya, dalam pesan WA atau email Anda, sampaikan apresiasi Anda kepada pihak perusahaan atas kesempatan yang telah diberikan kepada Anda untuk mengikuti wawancara. Berikan ucapan terima kasih yang sopan dan tulus atas waktu dan perhatian yang telah diberikan oleh pewawancara.

Anda bisa menuliskan kalimat seperti, “Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya yang sebesar-besarnya atas kesempatan ini. Saya sangat menghargai waktu dan perhatian yang telah diberikan oleh pewawancara.”

Meminta Umpan Balik

Setelah menyampaikan apresiasi, selanjutnya Anda dapat meminta umpan balik yang konstruktif dari pihak perusahaan. Berikan permintaan dengan sopan dan jelas, sehingga pihak perusahaan dapat memberikan umpan balik yang berguna bagi Anda dalam pengembangan karir Anda ke depannya.

Anda bisa menggunakan kalimat seperti, “Saya sangat menghargai umpan balik dari pihak perusahaan mengenai hasil wawancara saya. Jika memungkinkan, saya ingin menerima umpan balik yang konstruktif untuk membantu saya dalam pengembangan karir saya ke depannya.”

Menutup Pesan dengan Sopan

Terakhir, pastikan untuk menutup pesan WA atau email Anda dengan sopan. Sampaikan harapan Anda untuk mendengar kabar dari pihak perusahaan segera dan berikan informasi kontak Anda seperti nomor telepon atau alamat email untuk memudahkan pihak perusahaan dalam memberikan umpan balik.

Anda bisa menuliskan kalimat seperti, “Saya sangat berharap dapat mendapatkan kabar dari pihak perusahaan segera. Jika ada hal lain yang perlu saya sampaikan atau jika pihak perusahaan membutuhkan informasi tambahan, saya dapat dihubungi melalui nomor telepon saya di [Nomor Telepon] atau melalui email saya di [Alamat Email].”

Mengikuti Upaya Lanjutan

Setelah mengirim pesan WA atau email, penting untuk mengikuti upaya lanjutan. Jika Anda tidak mendapatkan tanggapan dalam waktu yang diharapkan, Anda dapat mengirimkan pesan pengingat dengan sopan. Namun, pastikan untuk memberikan jarak waktu yang cukup antara pesan pengingat pertama dan kedua. Jika Anda tidak mendapatkan tanggapan setelah beberapa upaya, Anda dapat menganggap bahwa Anda tidak berhasil dalam seleksi.

Jika Anda memutuskan untuk mengirimkan pesan pengingat, pastikan untuk menggunakan bahasa yang sopan dan menghindari sikap yang terlalu menuntut. Anda bisa menuliskan kalimat seperti, “Saya berharap pesan saya sebelumnya telah diterima. Jika memungkinkan, saya ingin mengetahui apakah ada perkembangan terbaru mengenai hasil wawancara saya.”

Mengelola Umpan Balik

Setelah Anda menerima umpan balik dari pihak perusahaan, penting untuk mengelola umpan balik dengan bijak. Terima umpan balik dengan sikap terbuka dan gunakan sebagai pembelajaran untuk pengembangan karir Anda. Jika ada kritik atau saran yang disampaikan, jangan merasa terlalu personal. Gunakan umpan balik ini untuk meningkatkan kelemahan dan memperbaiki keterampilan Anda di masa mendatang.

Anda bisa menggunakan kalimat seperti, “Saya menghargai umpan balik yang telah diberikan oleh pihak perusahaan. Saya akan mempertimbangkan dengan baik dan menggunakan umpan balik ini untuk meningkatkan diri saya di masa mendatang.”

Bersikap Profesional

Selama seluruh proses menanyakan hasil wawancara, penting untuk tetap bersikap profesional. Jaga etika komunikasi Anda, baik itu melalui pesan WA maupun email. Hindari penggunaan bahasa kasar atau kata-kata yang tidak pantas. Pertahankan sikap sopan, santun, dan hormat kepada pihak perusahaan.

Anda bisa menggunakan kalimat seperti, “Saya ingin menegaskan kembali bahwa saya sangat menghargai kesempatan ini dan berusaha untuk tetap bersikap profesional dalam setiap interaksi dengan pihak perusahaan.”

Tetap Optimis dan Terus Melamar

Terakhir, tetaplah optimis dan terus melamar pekerjaan lainnya. Jangan terlalu terfokus pada satu perusahaan atau satu wawanc

Tetap Optimis dan Terus Melamar

Terakhir, tetaplah optimis dan terus melamar pekerjaan lainnya. Jangan terlalu terfokus pada satu perusahaan atau satu wawancara saja. Teruslah mengirimkan lamaran ke perusahaan-perusahaan lain dan mengikuti wawancara lainnya. Semakin banyak kesempatan yang Anda coba, semakin besar peluang Anda untuk mendapatkan pekerjaan yang diinginkan.

Setelah Anda mengirim pesan WA atau email untuk menanyakan hasil wawancara, penting untuk tetap menjaga semangat dan optimisme. Ingatlah bahwa proses mencari pekerjaan bisa memakan waktu dan melibatkan banyak faktor yang tidak dapat Anda kendalikan sepenuhnya. Jangan menyerah dan teruslah melamar pekerjaan yang sesuai dengan minat dan kualifikasi Anda.

Anda juga disarankan untuk tetap mengembangkan keterampilan dan pengetahuan Anda selama proses pencarian pekerjaan. Ikuti pelatihan atau kursus yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda minati. Juga, manfaatkan waktu luang Anda untuk membaca buku atau artikel yang dapat meningkatkan pemahaman Anda tentang industri atau profesi yang Anda incar.

Mengelola Emosi dan Stres

Proses mencari pekerjaan dapat menimbulkan stres dan tekanan emosional. Penting untuk belajar mengelola emosi dan stres dengan baik agar tidak mempengaruhi performa Anda dalam wawancara atau komunikasi dengan pihak perusahaan. Temukan cara-cara yang efektif bagi Anda untuk meredakan stres, seperti berolahraga, meditasi, atau berbicara dengan teman atau keluarga.

Ingatlah bahwa hasil wawancara tidak selalu mencerminkan kemampuan atau kualitas Anda sebagai individu. Terkadang, keputusan yang diambil oleh pihak perusahaan tidak sepenuhnya dapat diprediksi atau dipahami. Tetaplah percaya pada diri sendiri dan terus berusaha untuk mencapai tujuan Anda dalam karir.

Mengikuti Upaya Lanjutan

Jika Anda tidak mendapatkan tanggapan setelah mengirim pesan WA atau email pertama, jangan langsung putus asa. Berikan waktu yang cukup bagi pihak perusahaan untuk memproses permintaan Anda dan mengirimkan tanggapan. Jika setelah beberapa waktu Anda masih tidak mendapatkan jawaban, Anda dapat mengirimkan pesan pengingat dengan sopan dan bersikap profesional.

Anda bisa menuliskan kalimat seperti, “Saya ingin mengingatkan bahwa saya telah mengirimkan pesan sebelumnya mengenai permintaan umpan balik atas hasil wawancara saya. Jika memungkinkan, saya akan sangat menghargai tanggapan dari pihak perusahaan.”

Namun, tetaplah bijaksana dalam mengirim pesan pengingat. Jangan mengirim pesan dengan terlalu sering atau memberikan tekanan berlebihan kepada pihak perusahaan. Jika setelah beberapa upaya Anda masih tidak mendapatkan tanggapan, Anda dapat menganggap bahwa proses seleksi telah selesai dan fokuslah pada peluang lain yang ada.

Berbagi Pengalaman dengan Orang Lain

Proses mencari pekerjaan dapat menjadi pengalaman yang menantang dan kadang-kadang sulit. Salah satu cara untuk menghadapinya adalah dengan berbagi pengalaman dengan orang lain. Bicarakan perasaan dan tantangan yang Anda hadapi dengan teman, keluarga, atau mentor yang dapat memberikan dukungan dan saran.

Mereka mungkin memiliki perspektif yang berbeda atau pengalaman yang dapat memberikan wawasan baru bagi Anda. Juga, mendengar pengalaman orang lain yang telah melewati proses serupa dapat memberikan motivasi dan inspirasi bagi Anda untuk terus berjuang mencapai tujuan karir Anda.

Menghadapi Penolakan dengan Bijaksana

Selama proses pencarian pekerjaan, Anda mungkin menghadapi penolakan dari beberapa perusahaan. Ini adalah bagian yang umum dan tidak boleh dianggap sebagai kegagalan pribadi. Tetaplah bersikap profesional dan jangan biarkan penolakan tersebut merusak rasa percaya diri Anda.

Gunakan penolakan sebagai kesempatan untuk belajar dan berkembang. Evaluasilah kembali kualifikasi dan keterampilan Anda, dan cari tahu di mana Anda dapat melakukan perbaikan. Teruslah mencari peluang dan memperluas jaringan Anda. Ingatlah bahwa setiap penolakan membawa Anda lebih dekat kepada kesempatan yang tepat untuk Anda.

Mengikuti Peluang Lainnya

Jangan terjebak dalam satu perusahaan atau satu posisi pekerjaan saja. Teruslah mencari peluang lainnya yang sesuai dengan minat dan kualifikasi Anda. Jelajahi situs web perusahaan, platform karir, atau jaringan profesional untuk menemukan posisi yang menarik bagi Anda.

Perluas jaringan Anda dengan menghadiri acara atau seminar industri, bergabung dengan komunitas online, atau mengikuti grup diskusi yang relevan dengan bidang pekerjaan yang Anda minati. Semakin banyak Anda terlibat dalam komunitas dan industri yang Anda inginkan, semakin besar peluang Anda untuk mendapatkan informasi tentang peluang pekerjaan yang belum dipublikasikan secara luas.

Menerapkan Umpan Balik

Saat Anda menerima umpan balik dari pihak perusahaan, jadikan itu sebagai kesempatan untuk tumbuh dan berkembang. Evaluasilah umpan balik secara objektif dan terima kritik atau saran dengan sikap terbuka. Gunakan umpan balik ini untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Anda dalam pengembangan karir Anda.

Jika umpan balik mengarah pada kelemahan atau kekurangan dalam kualifikasi atau pengalaman Anda, pertimbangkan untuk mengambil langkah-langkah untuk mengisi kesenjangan tersebut. Misalnya, Anda dapat mengikuti pelatihan atau kursus tambahan, mendapatkan sertifikasi yang relevan, atau mencari pengalaman kerja sukarela dalam bidang yang Anda minati.

Ingatlah bahwa pengembangan karir adalah perjalanan yang berkelanjutan. Teruslah mencari kesempatan untuk belajar dan tumbuh, dan jangan pernah berhenti meningkatkan diri Anda.

Dalam kesimpulan, menanyakan hasil wawancara melalui WA atau email adalah langkah penting dalam proses mencari pekerjaan. Dalam artikel ini, kami telah membahas langkah-langkah yang profesional untuk menanyakan hasil wawancara, mulai dari memperkenalkan diri hingga mengikuti peluang lainnya. Tetaplah bersikap profesional, tetap optimis, dan teruslah belajar dan berkembang dalam perjalanan mencari pekerjaan Anda. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda dalam meraih kesuksesan karir. Selamat mencoba!

Leave a Comment