7 Contoh Kata-Kata Resign lewat WA yang Benar & Sopan

Resign dari pekerjaan adalah keputusan besar yang harus diambil dengan hati-hati. Salah satu cara yang umum digunakan untuk mengajukan resign adalah melalui pesan WhatsApp (WA). Namun, penting bagi kita untuk menulis pesan resign dengan benar dan sopan agar tidak meninggalkan kesan buruk pada atasan dan rekan kerja. Dalam artikel ini, kami akan memberikan 7 contoh kata-kata resign lewat WA yang benar dan sopan. Kami akan memberikan panduan langkah demi langkah untuk menyusun pesan resign yang efektif dan profesional.

Pengantar dan Alasan Resign

Sebelum memulai pesan resign melalui WA, sangat penting untuk memberikan pengantar dan alasan yang jelas kepada atasan dan rekan kerja Anda. Ini akan membantu mereka memahami mengapa Anda mengambil keputusan untuk resign. Dalam pengantar, Anda dapat mengucapkan salam dan menyebutkan nama atasan atau rekan kerja yang akan Anda ajukan resign. Misalnya:

Contoh:

Halo Pak/Bu [Nama Atasan/Rekan Kerja],

Setelah mempertimbangkan dengan matang dan berdiskusi dengan keluarga, saya ingin menggunakan kesempatan ini untuk mengajukan resign dari posisi saya sebagai [jabatan] di [nama perusahaan].

Setelah memberikan pengantar yang sopan, selanjutnya adalah menjelaskan alasan Anda untuk mengajukan resign. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk menyampaikan alasan dengan jelas dan sopan:

Contoh:

Saya merasa bahwa saat ini adalah waktu yang tepat bagi saya untuk mencari tantangan baru dan mengembangkan diri dalam karier saya. Saya ingin memperluas wawasan saya di industri ini dan mencari kesempatan yang lebih baik untuk pertumbuhan profesional saya.

Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan oleh perusahaan ini dan kerjasama yang baik dengan tim saya. Namun, saya merasa bahwa saya telah mencapai titik di mana saya perlu mencari lingkungan kerja yang lebih sesuai dengan minat dan tujuan pribadi saya.

Anda dapat menyesuaikan alasan Anda sesuai dengan situasi dan keputusan pribadi Anda. Pastikan untuk menyusun alasan dengan hati-hati dan menjelaskannya dengan jelas agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Ungkapkan Apresiasi Anda

Saat mengajukan resign, penting untuk mengungkapkan apresiasi Anda kepada atasan dan rekan kerja Anda. Hal ini akan menunjukkan bahwa Anda menghargai kesempatan yang telah diberikan kepada Anda selama bekerja di perusahaan tersebut. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk mengungkapkan apresiasi dengan sopan dan tulus:

Contoh:

Saya ingin menyampaikan rasa terima kasih saya yang sebesar-besarnya kepada Anda dan seluruh tim di [nama perusahaan]. Saya sangat menghargai kesempatan yang diberikan kepada saya untuk belajar dan berkembang di sini.

Saya ingin mengucapkan terima kasih atas bimbingan dan dukungan yang Anda berikan selama saya bekerja di perusahaan ini. Saya benar-benar beruntung bisa bekerja dengan tim yang luar biasa dan mendapatkan pengalaman berharga.

Ungkapkan apresiasi Anda secara tulus dan jujur. Jangan ragu untuk menyebutkan pencapaian atau momen berarti yang Anda alami selama bekerja di perusahaan tersebut. Ini akan menunjukkan kesan positif dan penghargaan Anda terhadap lingkungan kerja.

Sampaikan Keputusan Anda dengan Jelas dan Tegas

Saat menyampaikan keputusan resign Anda melalui pesan WA, penting untuk menjelaskannya dengan jelas dan tegas. Ini akan membantu menghindari kesalahpahaman dan memastikan bahwa pesan Anda diterima dengan jelas. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk menyampaikan keputusan secara tegas:

Contoh:

Dengan ini, saya ingin mengkonfirmasi keputusan saya untuk mengajukan resign dari posisi saya di [nama perusahaan]. Keputusan ini sudah matang dan saya telah mempertimbangkannya dengan serius.

Saya ingin memberitahukan bahwa saya telah membuat keputusan untuk meninggalkan perusahaan ini. Saya merasa bahwa ini adalah langkah yang tepat bagi saya untuk mencari peluang baru di luar sana.

Pastikan untuk menyampaikan keputusan Anda dengan jelas dan tanpa ambigu. Hindari menggunakan kalimat yang membingungkan atau meragukan. Ini akan membantu atasan dan rekan kerja Anda memahami bahwa keputusan Anda untuk resign adalah final dan tidak dapat ditawar-tawar.

Berikan Pemberitahuan yang Cukup Waktu

Pemberitahuan yang cukup waktu adalah hal penting ketika mengajukan resign. Ini akan memberikan perusahaan kesempatan untuk mempersiapkan pengganti Anda dan mengatur ulang tugas-tugas yang akan Anda tinggalkan. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk memberikan pemberitahuan yang cukup waktu dengan sopan:

Contoh:

Saya berencana untuk menyelesaikan tanggung jawab saya secara profesional dan mulai tanggal [tanggal resign]. Ini akan memberikan waktu yang memadai bagi perusahaan untuk mencari pengganti dan mengatur ulang tugas-tugas saya.

Saya menghargai waktu yang diberikan kepada saya, dan oleh karena itu, saya ingin memberikan pemberitahuan sebulan sebelumnya. Saya berencana untuk meninggalkan perusahaan ini pada tanggal [tanggal resign].

Berikan pemberitahuan yang cukup waktu sesuai kebijakan perusahaan atau sesuai dengan kesepakatan yang telah Anda buat sebelumnya. Ini akan menunjukkan profesionalisme Anda dan memberikan perusahaan waktu yang cukup untuk menyesuaikan diri dengan kepergian Anda.

Tawarkan Bantuan untuk Proses Transisi

Selama proses resign, penting untuk menawarkan bantuan dalam proses transisi. Ini akan membantu perusahaan dan rekan kerja Anda mengatasi perubahan yang terjadi dengan lebih lancar. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk menawarkan bantuan secara sopan:

Contoh:

Saya siap untuk membantu dalam proses transisi dan melakukan apa yang diperlukan untuk memastikan kelancaran pekerjaan setelah saya resign. Saya bisa membuat dokumentasi atau memberikan arahan kepada pengganti saya.

Jika perusahaan membutuhkan bantuan tambahan selama proses transisi, saya siap untuk memberikan waktu saya untuk membantu. Saya ingin memastikan bahwa tidak ada penurunan kualitas dalam tugas atau tanggung jawab yang saya tinggalkan.

Tawarkan bantuan yang konkret dan sesuai dengan kemampuan Anda. Pastikan untuk mengkomunikasikan bahwa Anda ingin membantu perusahaan dan rekan kerja Anda dalam menjalankan tugas-tugas yang akan Anda tinggalkan.

Sampaikan Harapan dan Doa Terbaik

Saat mengajukan resign, penting untuk menyampaikan harapan dan doa terbaik kepada atasan dan rekan kerja Anda. Ini akan menunjukkan bahwa Anda menghargai hubungan yang telah Anda bangun selama bekerja di perusahaan tersebut. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk menyampaikan harapan dan doa terbaik dengan sopan:

Contoh:

Saya berharap semoga perusahaan ini terus berkembang dan mencapai kesuksesan yang lebih besar di masa depan. Saya berdoa agar semua rekan kerja saya mendapatkan kesuksesan dan kebahagiaan dalam karier mereka.

Saya berharap semoga perusahaan ini terus menjadi pemimpin di industri ini. Saya berdoa agar semua rekan kerja saya tetap sehat dan sukses dalam segala upaya mereka.

Sampaikan harapan dan doa terbaik Anda dengan tulus dan sopan. Ini akan meninggalkan kesan positif dan menunjukkan bahwa Anda masih peduli dengan perhubungan di tempat kerja meskipun Anda akan resign. Juga, jangan ragu untuk menyesuaikan harapan dan doa terbaik Anda sesuai dengan nilai-nilai atau budaya perusahaan.

Akhir yang Sopan dan Hormat

Terakhir, penting untuk mengakhiri pesan resign Anda dengan sopan dan hormat. Ini akan membuat kesan yang baik dan menjaga hubungan baik dengan atasan dan rekan kerja Anda. Berikut adalah beberapa contoh cara untuk mengakhiri pesan resign dengan sopan:

Contoh:

Sekali lagi, saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesempatan yang telah diberikan kepada saya untuk bekerja di perusahaan ini. Saya menghargai pengalaman berharga yang telah saya dapatkan dan hubungan yang telah kita bangun bersama-sama.

Saya berharap kita tetap menjaga hubungan baik di masa depan dan siap untuk memberikan referensi atau rekomendasi jika diperlukan. Terima kasih atas pemahaman dan dukungannya dalam menghormati keputusan ini.

Pastikan untuk mengakhiri pesan resign Anda dengan kalimat yang sopan dan menghormati. Jangan lupa untuk menyampaikan kembali rasa terima kasih Anda dan menunjukkan kesiapan Anda untuk menjaga hubungan baik setelah Anda resign.

Dengan membaca artikel ini, Anda sekarang memiliki pemahaman yang lebih baik tentang cara menulis pesan resign lewat WA yang benar dan sopan. Dengan mengikuti panduan ini, Anda dapat meninggalkan pekerjaan dengan sikap profesional dan tetap menjaga hubungan baik dengan atasan dan rekan kerja. Ingatlah untuk selalu berkomunikasi dengan sopan dan menghormati keputusan Anda sendiri. Semoga sukses dalam perjalanan karier Anda yang baru!

Leave a Comment